SELAMAT DATANG DI WEBSITE RESMI PEMERINTAHAN DESA PATENGAN KECAMATAN RANCABALI KABUPATEN BANDUNG

Artikel

Sejarah Desa

26 Agustus 2016 08:38:09  Administrator  307 Kali Dibaca 

 

DESA PATENGAN

KECAMATAN RANCABALI

KABUPATEN BANDUNG

 

 

         Kantor : Jalan Raya Wista Patengan-Rancabali KM .01 NO. 83 Kode Pos 40973

 

 

 

 

SEJARAH SINGKAT, PROFIL DAN POTENSI DESA

 

 

Desa                                   :  PATENGAN

Kecamatan                         :  RANCABALI

Kabupaten                          :  BANDUNG

Provinsi                              :  JAWA BARAT

Bulan                                  :  NOVEMBER

Tahun                                 :  2016

Nama Pengisi                     :  AGUS HERMAWAN

Jabatan                               : 

 

 

SUMBER-SUMBER YANG DIGUNAKAN UNTUK MENGISI PROFIL DESA

 

  1. Aparat Pemerintah Desa;
  2. Para Kepala Dusun;
  3. Para Ketua RT dan RW;
  4. Kader PKK;
  5. Karang Taruna
  6. Instansi terkait.

 

 

 

 

Kepala Desa Patengan

 

 

 

ASEP KURNIADI

 

 

 

SEJARAH SINGKAT DESA PATENGAN

1.1.latar belakang

Pemerintahan Desa adalah kegiatan penyelenggaraan Pemerintahan yang dilaksanakan oleh Pemerintahan Desa dengan sasaran terwujudnya keseragaman pola kemam[puan menggerakan masyarakat dan kemampuan meyelenggarakan masyarakat dan kemempuan penyelenggaraan  fungsi pemerintah secara efektif dan efisien yaitu sumberdata dan Informasi bagi penyelenggaraan pemerintah, pembangunan dan pembinaan masyarakat sebagai basis dalam rangka pengamalan Pancasila.

 

tujuan yang ingin di capai adalah Desa yang mampu menyelenggarakan rumah tangga sendiri dalam arti mampu membiayai kegiatan rutin dan pembangunan serta mampu melaksanakan pelayanan yang baik dan tertib terhadap masyarakat.

 

maka leh karena itu penyelenggaraan Pemerintahan Desa merupakan bagian yang sangat penting dan tidak dapat di pisahkan serta mempunyai nilai yang strategis dalam penyelenggaraan pemerintah secara nasional sebagai mana yang tercantum dalam Undang- Undang Dasar 1945 pasal 18.

 

secara umum kkondisi Desa Patengan memiliki potensi sangat strategis dalam jalur mobilisasi dan sumber daya alam yang cukup potensial, sehingga diperlukan upaya yang cukup signifikan ( Politikal will ) dari pemerintahan maupun Stakeholder untuk membangun Desa menjadi lebih baik. dengan kepemimpinan Kepala Desa dan Komitmen yang kuat dari seluruh lapisan masyarakat. hal ini perlu terus di dorong dalam rangka mengingatkankualitas pelayanan terhadap masyarakat dan kesejahteraan masyarakat, sehingga simpul- simpul pembangunan yang telah di tetapkan dan di laksanakan oleh pemerintah Kecamatan Rancabali, Pemerintahan Kabupaten Bandung, Pemerintahan Propinsi Jawa Barat serta Pemerintahan Pusat.

 

1.2.Sejarah berdirinya Desa

Sejarah berdirinya Desa Patengan Memiliki nilai historis yang cukup pajang, dulu pada tahun 1970 Desa Patengan masih berada di wilayah Desa Lebakmuncang Dengan Kecamatan Ciwidey, Patengan sendiri mempunyai arti patarenggang yang dalam bahasa Indonesia berarti Berjauhan di mana dulu Rumah- Rumah warga/ penduduk sangatlah berjauhan, dan pada Tahun 1978 terbentuklah Desa Patengan Yaitu  Pemekaran dari Desa Lebakmuncang dengan Kepal Desa waktu itu di Jabat Oleh Bapak Dadan Buldansyah.

Pada Tahun 1980 dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa Pertama Di Desa Patengan yang di ikuti oleh dua Calon diantaranya Bapak Dadan Buldansyah  Pejabat Kepala desa Patengan dan Calon Kedua yaitu Bapak ZA Sumarna, Dan Dimenangkan Oleh Bapak ZA Sumarna untuk Masa Jabatan 1980-1988.

 

 

 

menjelang berakhirnya masa jabatan yang pertama tahun 1988, menjelang pemilhan Kepala Desa Ke dua, pemerintahan Desa Patengan saat itu di jabat Oleh Pejabat sementara sebelum di laksanakanya pemilihan yaitu oleh Bapak Uyu Sastra Karmita  sampai pelaksanaan Pemilihan pada Tahun 1989, pemilihan kedua tersebut di ikuti oleh dua Calon Kepala Desa dianataranya, Bapak ZA sumarna Sebagai mantan Kepala Desa Pertama Dan kedua Yaitu Bapak Usep Suparman. dan Pemiliha Kepala DesaKedua tersebut di menangkan oleh  Bapak ZA sumarna  Dengan masa bakti jabatan Tahun 1989- 1996 dengan juru tulisnya Bapak Toto Suprianto.

 

Pada Tahun 1996 Setelah masa jabatan Kepala Desa habis, sebelum di laksanakan Pemilihan Kepala Desa Ke tiga, pemerintahan Desa Patengan Di pegang oleh pejabat sementara yaitu Bapak Toto suprianto ( Juru tulis Desa) sampai dilaksanakanya pemilihan Pada Tahun 1998. pemilihan Kepala Desa Ketiga saat itu di ikuti oleh yang mana salah satunya adalah putra dari mantan Kepala Desa yang Pertama ( Bapak ZA Sumarna ) yaitu Bapak Ayi Suherman  dan Calon Kepala Desa Yang Kedua adalah Perwakilan dari Karyawan perkebunan Rancabali Yaitu Bapak Edi Supriadi, yang mana hasil pemilihan Kepala Desa Ketiga tersebut di menangkan Oleh Bapak Ayi Suherman, dengan masa Jabatan 1998- 2006 Dengan Sekertaris Desa Bapak Toto Suprianto.

 

Pada Tahun 2006 Kembali dilaksanakan Pemilihan Kepala Desa yang ke empat di mana Sejarah mencatat  ada tiga calon Kandidat pemimpin Desa Patengan Yang Pertama Bapak Ayi Suherman Sebagai Incamben, kedua Bapak H, Arom dan yang Ketiga Bapak Asep Kurniadi.  saat itu Pemilihan dilaksanakan dengan cara / Metode Distrik dimana tempat pemungutan suara di sediakan di setiap RW ( Rukun Warga ) dengan hasil pemilihan, keluar sebagai Kepala Desa terpilih adalah Bapak Ayi Suherman untuk menjabat yang kedua kalinya, dengan masa bakti 2006 -2012.

 

Pada Tahun 2013 di laksanakan lagi pemilihan Kepala Desa yang kelima,  Desa Patengan Mencatatkan lagi sejarah baru di mana saat itu terdiri dari lima kandidat Calon Kepala Desa diantaranya :

  1.  Bapak Undang Supriatna (alm) dgn No urut 1
  2.  Bapak Ujang Sutarman dgn Nomor urut 2
  3.  Bapak Toto Suprianto dghn No Urut 3
  4.  Bapak Ali Hudiat dgn No Urut 4
  5.  Bapak Asep Kurniadi dgn No Urut 5

 

Dengan Hasil  Bapak Asep Kurniadi Terpilih Sebagai Kepala Desa Patengan Yang Baru.

Desa Patengan secara Kewilayahan terdapat  di letak geografis antara 7,11’ , 0’’- 7,15’ ,0’’ dan 107,15’,0’’ – s/d 107,2’,2’’. topografi Desa Patengan secara Keseluruhan beada pada ketinggian antara 1400 s/d 1700 dpl ( dari permukaan laut )  dengan topografi berfariasi dari landai, berbukit dan curam.

 

 

 

Iklim Berdasarkan Klasifikasi iklim dari Schmit Ferquson  termasuk kedalam tata iklim dengan curah hujan rata-rata 1200 mm/ Th curah hujan terbesar antara bulan September S/d Januari dan terkecil antara Bulan Maret  s/d Juli. Hidrologi keadaan sumber air yan masuk ke dalam Desa patengan masih baik dan cukup, bahkan aliran air dari situ dapat di manfaatkan oleh daerah yang berada di bawahnya, namun yang menjadi permasalahan saat ini adalah adanya dimentasi di beberapa bagian sisi situ terutama di daerah kubang.

 

Potensi Kawasan Flores dikawasan wailayah Desa Patngan yang merupakan hutan alam dengan Tyfe Hutan hujan pegunungan jelas paling banyak di dominasi oleh tumbuhan Ilalang dan pepohonan jenis Puspa Scima waliechi, Saninten, Castanopsisargentea, Pasang Cuercus Sp.

 

Fauna  dari  hasil inventarisasi dan studi yang di lakukan oleh yayasan  KONUS di kawasan Situ Patenggang ada jenis primata yang menjadi  khas Kebanggan JawaBarat dan di yakini Populasinya sudah di ambang Kepunahan terdapat Satu-satunya di kawasan Cagar Alam Patenggang yaitu Surili Presbytis Comata ada sekitar 3 Kelompok / Kelompok 3-4 Ekor permasalahannya masih adanya Sebagian Masyarakat yang suka memburu.

 

1.3.Adapun Visi dan Misi Kepala Desa saat kampanye adalah sebagai berikut :

Visi .

  • Meciptakan tatanan Pemerintahan Yang Demokratis dan Berkeadilan
  • Menciptakan Sinergisitas Stakeholders Pembangunan dalam Mendukung kemajuan Desa
  • Membuka Peluang dan kesempatan bagi Masyarakat untuk berkreatifitas
  • Menjunjung tingi nilai nilai Kearifan lokal

Misi.

  • Mewujudkan pemerintahan yang baik serta memelihara stabilitas kehidupan masyarakat dalam mengsfresiasikan masyarakat yang aman, tretib, tentram dan dinamis
  • Meningkatkan Kwalitas Sumber Daya Manusia guna mewujudkan peningkatan sosial ekonomi masyarakat melalui kegiatan pemberdayaan dari semua sektor
  • Menggalang dan menumbuhkembangkan potensi SDM, SDA dan menjaga serta melestarikan adat istiadat Budaya Sunda dengan Kearifan lokalnya.
  • Memberikan Kesempatan bagi seluruh masyarakat agar mampu berdaya saing dengan memanfaatkan potensi daerah.
  • Memprioritaskan kegiatan Pembangunan Sumber Daya untuk dinikmati bersama dengan mengedepankan model dan pola BERPIKIR DAN BEKERJA UNTUK MASYARAKAT

 

 

 

 

1.4. Dasar Hukum di DesaPatengan

  1. 1.      Undang-undang Nomor 14 Tahun 1950 tentang Pemerintahan Daerah Kabupaten dalam Lingkaran Propins Jawa Barat ( Berita Negara Tahun 1950 )
  2. 2.      Undang-undang Nomor 18 tahun 1997 tantang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah ( Lembaran Negara Tahun 1997 Nomor41, ambahan Lembaran Negara Nomor 3685)  sebagai mana telah di ubah dengan Undang-undang Nomor 34 tahun 2000 ( Lembaran Negara Tahun 2000 Nomor 246 tambahan Lembaran Negara Nomor 4048)
  3. 3.      Undang-undan Nomor 10 Tahun 2004 tentang pemerintahan  daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia tahun 2004 Nomor 125, tambahan Lembarab Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagai mana telah di ubah dengan Undang-undang Nomor 12 tahun 2008 tentang perubahan kedua  atas Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah ( Lembar Negara Republik Indonesia  Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844)
  4. 4.      Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 Tentang perimbangan Keuangan antara Pemerinah Pusat dengan Pemerintah Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 126 Tambahan Lembaga Negara Republik Indonesia Nomor  4438)
  5. 5.      Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 140, Tambahan Lembar Negara Republik Indonesia Nomor 4578)
  6. 6.      Peraturan Pemerintah Nomor 72 Tahun 2005 tentang Desa ( Lembar Negara Republik Indonesia Tahun 2005 Nomor 158, Tambahan Lembar Negara Republik Indonesia nomor 4587)
  7. 7.      Peraturan Pemerintah Nomor 79 Tahu 2005 Tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan atas Penyelenggaraan Pemerintah Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia  Tahun 2005 Nomor 165, Tambahan Lembaga Negara Republik Indonesia Nomor 4593)
  8. 8.      Peraturan Mentri Dalam Negri Nomor 13 tahun 2006 Tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah Sebagai mana telah di ubah denganPeraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 59 gahun 2007 tentang Perubahan atas Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah:
  9. 9.      Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2007 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Desa.
  10. 10.  Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 6 Tahun Tentang Transparansi dan Partisipasi dalam Penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Bandung (Lembaga Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2004 Nomor 29 seri D)
  11. 11.  Peraturan Daerah Kbupaten Bnadung Nomor 2 Tahun 206 tentang Alokasi Dana Perimbangan Desa di Kabupaten Bandung ( Lembaga daerah Kabupaten bandung Tahun 2006 Nomor 2 Seri D )
  12. 12.  Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomo 7 Tahun 2006 Tentang Badan Permusyawarahan Desa ( lembarab Daerah Kabupaten Bandung Tahun2006 Nomor 7 Seri D )
  13. 13.  Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomot 8 tahun 2006 Tentang apencalonan, Pemilihan, Pelantikan dan pemberhentian Kepala Desa ( Lembar Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2006 Nomr 8 Seri D )
  14. 14.  Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 11 Tahun 2007 Tentang pedoman Organisasi Pemerintah Desa dan Perangkat Desa ( Lembaran Daerah Kabupaten Bandung Tahun 2007 Nomor 11 )
  15. 15.  Peraturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 12 Tahun 2007  tentang Lembaga Kemasyarakatan ( Lembaran Daerah kabupaten Bandung tahun 2007 Nomor 12)
  16. 16.  Peaturan Daerah Kabupaten Bandung Nomor 13 Tahun 2007 tentang Pedoman Pembentukan dan Mekanisme Penyusunan Peraturan Desa ( Lembaran daerah Kabupaten Bandung Tahun 2007 Nomor 13)
  17. 17.  Keputusan Bupati Bandung Nomor 8 tahun 2004 tentang pelimpahan sebagian Kewenangan Bupati kepad Camat di lingkunganPemerintahan Kabupaten Bandung ( Lembaran Daerah Kabupaten bandung Tahun 2004 nomor 9 seri D)

II.1. Kondisi Desa

Kondisi umum dan Geografis Desa yang Merupakan salah satu penunjang jalannyan Roda Pemerintahan dan Menjadi tolak ukur perkembangn kependudukan dan perkembangan ekonomi dalam bidang pertanian, perikanan, perdagangan dan bidang jasa Pariwisata di wilayah Desa Patengan.

 

Adapun Kondisi geografis dan Potensi alam adalah sebagai berikut :

  1. A.    POTENSI UMUM

 

1.a   Batas Wilayah

 

Batas

Desa

Kecamatan

Sebelah Utara

Alam endah

Rancabali

Sebelah Timur

Sugih mukti

Pasir Jambu

Sebelah Selatan

Sukaresmi

Rancabali

Sebelah Barat

Indragiri

Rancabali

 

1.b   Penentuan Batas dan Peta Wilayah

 

Penetapan Batas

Dasar Hukum

Peta Wilayah

Sudah ada

Perdes No. ...............

Ada

 

Perda No...................

 

 

 

  1. 2.   Luas Wilayah menurut penggunaan
  • Luas Permukiman                                              : . 197,140   ha
  • Luas Perkebunan                                               :   1688,860 ha
  • Luas Kuburan                                                    :    5                ha
  • Luas Pekarangan                                               :    10             ha
  • Luas Taman                                                       :    1                ha
  • Luas Perkantoran                                               :    15              ha
  • Luas Prasarana Umum lainnya                          :    696,500   ha
  • Luas Kehutanan                                                :    779            ha
  • Total luas                                                           :    2613,500 ha

 

  1. 3.    Iklim
  • Curah hujan                                                       :  6000 mm
  • Jumlah bulan hujan                                            :  11      bulan
  • Kelembaban                                                       :
  • Suhu rata-rata harian                                         : 19-20 oC
  • Tinggi tempat dari permukaan laut                    :  1.600 mdl

 

  1. 4.         Jenis dan kesuburan tanah
  • Warna tanah sebagian besar                              :  Kuning
  • Tekstur tanah                                                     :  Pasiran
  • Tingkat kemiringan tanah                                  :  45 derajat
  • Lahan Kritis                                                       :  .............. ha
  • Lahan Terlantar                                                 :  4            ha

 

Tingkat Erosi Tanah

  • Luas tanah erosi ringan                                      :  15            ha
  • Luas tanah erosi sedang                                    :  1               ha
  • Luas tanah erosi berat                                        :                    ha
  • Luas tanah yang tidak ada erosi                                    :                    ha

 

  1. 5.            Topografi
  • Bentang wilayah

Desa Patengan adalah Desa yang berada di dataran tinggi/pegunungan seluas 505,6 ha.

 

  • Letak

Desa Patengan merupakan Desa yang terletak disekitar hutan dan berbatasan dengan wilayah Kecamatan lain.

 

 

 

  • Orbitasi

-                 Jarak ke Ibukota Kecamatan                             :  300 M

-                 Lama jarak tempuh ke Ibukota Kecamatan

         dengan kendaraan bermotor                              :  2 menit

-                 Lama jarak tempuh ke Ibukota Kecamatan

         dengan jalan kaki kendaraan non bermotor       :  10 Menit

-                 Kendaraan Umum ke Ibukota Kecamatan        :  ada

 

-                 Jarak ke Ibukota Kabupaten                              :  27 km

-                 Lama jarak tempuh ke Ibukota Kabupaten

          dengan kendaraan bermotor                             :  1,5 jam

-                 Lama jarak tempuh ke Ibukota Kabupaten

         dengan jalan kaki kendaraan non bermotor       :  5 jam

-                 Kendaraan Umum ke Ibukota Kabupaten        :  ada

 

-                 Jarak ke Ibukota Provinsi                                  :  55 km

-                 Lama jarak tempuh ke Ibukota Kabupaten

         dengan kendaraan bermotor                              :  2,5 jam

-                 Lama jarak tempuh ke Ibukota Kabupaten

         dengan jalan kaki kendaraan non bermotor       :  9 jam

-                 Kendaraan Umum ke Ibukota Kabupaten        :  ada

 

  1. B.     PERTANIAN

 

B.1 TANAMAN PANGAN

 

  1. 1.   Pemilikan Lahan Pertanian Tanaman Pangan
  • Jumlah keluarga memiliki tanah pertanian              :  529  keluarga
  • Tidak memiliki                                                        :  986  keluarga
  • Memiliki kurang 1 ha                                              :  500  keluarga
  • Memiliki 1,0-5,0 ha                                     :  29    keluarga
  • Memiliki 5,0-10 ha                                                  : ...........keluarga
  • Memiliki lebih dari 10 ha                                        : ...........keluarga
  • Jumlah total keluarga pertanian                              : ...........keluarga

 

 

2. Luas Tanaman Pangan menurut komoditi pada tahun ini

 

  • Buncis                                 : .................. ha / .................... ton/ha
  • Kentang                              : 11             ha /  5                ton/ha
  • Cabe                                    :  5              ha /   2               ton/ha
  • Tomat                                  : .................. ha / .................... ton/ha
  • Sawi                                    : .................. ha / .................... ton/ha
  • Wortel                                 :  5               ha / 3                 ton/ha
  • Kubis                                  :  3              ha /  2                ton/ha
  • Brocoli                                : .................. ha / .................... ton/ha
  • Selada                                 : .................. ha / .................... ton/ha
  • Seledri                                 :  3              ha /                     ton/ha
  • Bakung/Bawang Daun       : .................. ha / .................... ton/ha
  • Ubi kayu                             : .................. ha / .................... ton/ha
  • Kacang-kacangan               : .................. ha / .................... ton/ha
  • Jagung                                 : .................. ha / .................... ton/ha
  • Bawang Putih                     : .................. ha / .................... ton/ha            

 

       3. Jenis komoditi Buah-buahan yang dibudidayakan

 

  1. A.     Pemilikan Lahan Pertanian Tanaman Buah-buahan
  • Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan          : ...........keluarga
  • Tidak memiliki                                                        : ...........keluarga
  • Memiliki kurang 10 ha                                            : ...........keluarga
  • Memiliki 10-50 ha                                                   : ...........keluarga
  • Memiliki 50-100 ha                                     : ...........keluarga
  • Memiliki 500-1000 ha                                             : ...........keluarga
  • Memiliki lebih dari 1000 ha                                    : ...........keluarga
  • Jumlah total keluarga Perkebunan                          : ...........keluarga

 

  1. B.   Hasil Tanaman dan Luas Tanaman Buah-buahan
  • Jeruk                                   :    -   ha / .................. ton/ha
  • Alpokat                               :    - ha / .................. ton/ha
  • Pisang                                 :    -  ha / .................. ton/ha
  • Jambu Air                           :    -   ha / .................. ton/ha
  • Strawberry                          :    5    ha / .................. ton/ha
  • Jambu Klutuk                     :     - ha / ...................ton/ha

 

4.  Pemasaran Hasil Tanaman Pangan dan Buah-buahan

     Penjualan Hasil Tanaman Pangan dan Buah-buahan berupa : Penjualan langsung ke konsumen, dijual ke pasar, dijual ke pengecer, dan dijual ke tengkulak.

 

B.2  TANAMAN APOTIK HIDUP

  • Jahe                                     : .................. ha / .................... ton/ha
  • Kunyit                                 : .................. ha / .................... ton/ha
  • Lenguas                              : .................. ha / .................... ton/ha
  • Kumis Kucing                     : .................. ha / .................... ton/ha
  • Kayu manis                         : .................. ha / .................... ton/ha
  • Kencur                                : .................. ha / .................... ton/ha
  • Sambiloto                            : .................. ha / .................... ton/ha
  • Daun Dewa                         : .................. ha / .................... ton/ha
  • Mahkota Dewa                   : .................. ha / ................... ton/ha
  • Daun Sirih                           : .................. ha / .................... ton/ha
  • Mahkota Dewa                   : .................. ha / .................... ton/ha

 

 

 

 

 

  1. C.    PERKEBUNAN

 

  1. 1.      Pemilikan Lahan Perkebunan
  • Jumlah keluarga memiliki tanah perkebunan          : ...........keluarga
  • Tidak memiliki                                                        : ...........keluarga
  • Memiliki kurang 5 ha                                              : ...........keluarga
  • Memiliki 10-50 ha                                                   : ...........keluarga
  • Memiliki 50-100 ha                                     : ...........keluarga
  • Memiliki 500-1000 ha                                             : ...........keluarga
  • Memiliki lebih dari 1000 ha                                    : ...........keluarga
  • Jumlah total keluarga Perkebunan                          : ...........keluarga
  • Kepemilikan usaha perkebunan Negara                  : ........... ha

 

  1. 2.      Luas dan Hasil Perkebunan menurut jenis komoditas
  • Kopi                                                :   50  ha /                      ton/ha
  • Teh                                                  : 1886    ha / .................... ton/ha
  • Cengkeh                                          : ........... ha / .................... ton/ha

 

  1. 3.      Pemasaran Hasil Perkebunan

     Penjualan Hasil Perkebunan berupa Kopi : Penjualan langsung ke konsumen, dijual ke pasar, dijual ke pengecer, dan dijual ke tengkulak.

 

  1. D.    KEHUTANAN

 

  1. 1.      Luas Lahan menurut Pemilikan
  • Milik Negara                                               :     779 ha     
  • Milik Adat/Ulayat                                      :          - ha
  • Perhutani/Instansi Sektoral                         :             ha
  • Milik Masyarakat perorangan                     :           - ha
  • Total                                                            :       779 ha

 

  1. 2.      Hasil Hutan
  • Kayu                                                           :     - m3/ th
  • Bambu                                                        :     - m3/ th
  • Arang                                                          :     - ton/th

 

 

  1. 3.      Kondisi Hutan

 

Kondisi Hutan

Baik

Rusak

Total

Hutan Lindung

116  ha

- ha

- ha

Hutan Suaka Alam

45   ha

- ha

 - ha

Hutan Produksi

120- ha

- ha

  - ha

 

 

 

 

 

  1. 4.      Dampak yang timbul dari Pengolahan Hutan
  • Pencemaran Air
  • Longsor/Erosi
  • Hilangnya Sumber mata air
  • Terjadinya lahan kritis
  • Hilangnya daerah tangkapan air ( cachment area )
  • Musnahnya habitat  binatang hutan
  • Kebakaran hutan
  • Berubahnya fungsi hutan
  • Terjadinya kekeringan /sulit air

 

  1. E.     PETERNAKAN
    1. 1.      Jenis Populasi Ternak

 

Jenis Ternak

Jumlah Pemilik

Perkiraan Jumlah Populasi

Sapi

................. orang

................... ekor

Kerbau

 - orang

- ekor

Ayam Kampung

130  orang

450              ekor

Ayam Broiler

- orang

- ekor

Bebek

15- orang

80- ekor

Kambing

  orang

                   ekor

Domba

  78 orang

            349 ekor

Angsa

5 orang

47 ekor

Kelinci

 9 orang

 113 ekor

 

  1. 2.             Produksi Peternakan
  • Susu                                 : .............. ltr/thn
  • Kulit                                 :             -  m/thn
  • Telur                                 :             -  kg/thn
  • Daging                             :             -  kg/thn
  • Hiasan/Lukisan                : .............. unit/thn
  • Cindramata                      : .............. unit/thn

 

  1. 3.             Ketersediaan Hijauan Pakan Ternak
  • Luas tanaman pakan ternak                     :                    2 ha
  • Produksi hijauan makanan ternak            : .............. ton/ha
  • Luas lahan gembalaan                              : ....................... ha
  • Dipasok dari luas desa                             :  -
  • Disubsidi Dinas                                        :                   - ton

 

  1. 4.             Pemilik Usaha Pengolahan Hasil Ternak
  • Dendeng                                                  :                   - org
  • Abon                                                        :                   - org
  • Biogas                                                      :                10 org
  • Krupuk Kulit                                            :                   - org
  • Kerajinan Tangan ( Handy Craft )                       :                   - org

 

  1. 5.             Pemasaran Hasil Peternakan

          Penjualan Hasil Peternakan berupa : Penjualan langsung ke konsumen, dijual ke pasar, dan dijual ke pengecer.

 

  1. 6.             Ketersediaan lahan pemeliharaan ternak/padang penggembalaan
  • Milik Masyarakat Umum                         : ...................... ha
  • Milik Perusahaan Peternakan ( Ranch )   : ...................... ha
  • Milik Perorangan                                      : ...................... ha
  • Sewa Pakai                                               : ...................... ha
  • Milik Pemerintah                                      : ...................... ha
  • Milik Masyarakat Adat                            : ...................... ha

 

  1. F.            PERIKANAN
  2. 1.             Jenis dan alat produksi budidaya Ikan Tawar
  • Empang/Kolam                ................... unit  ................... ton/thn
  • Karamba                           ..............

Kirim Komentar


Nama
No. Hp
Isi Pesan
  CAPTCHA Image [ Ganti gambar ]
  Isikan kode di gambar
 


Aparatur Desa

Sinergi Program

Provinsi Jawa Barat Pemkab Bandung Perhutani
PTPN VIII Lapor
BPJS

Lokasi Kantor Desa


Alamat : Jl. Raya Wisata Patengan - Rancabali Km. 1
Desa : Patengan
Kecamatan : Rancabali
Kabupaten : Bandung
Kodepos : 40973
Telepon :
Email : desapatengan74@gmail.com

Wilayah Desa

Agenda

Belum ada agenda

Statistik Penduduk

Komentar Terbaru

Info Media Sosial

Statistik Pengunjung

  • Hari ini:55
    Kemarin:113
    Total Pengunjung:82.603
    Sistem Operasi:Unknown Platform
    IP Address:202.180.16.2
    Browser:Tidak ditemukan

Arsip Artikel

29 Juli 2013 | 341 Kali
Kontak Kami
29 Juli 2013 | 312 Kali
Profil Desa
26 Agustus 2016 | 307 Kali
Sejarah Desa
30 April 2014 | 274 Kali
Karang Taruna
29 November 2019 | 247 Kali
Pelantikan Kepala Desa Patengan
29 Juli 2013 | 237 Kali
Badan Permusyawaratan Desa
16 Maret 2020 | 234 Kali
Lomba Desa.
30 April 2014 | 274 Kali
Karang Taruna
20 April 2014 | 131 Kali
Keputusan Kepala Desa
06 Agustus 2019 | 163 Kali
Program pembantuan Rutilahu oleh praja IPDN
05 Agustus 2019 | 157 Kali
Pelatiahan Baris Berbaris oleh Praja IPDN di SMPN 2 Rancabali
20 April 2014 | 121 Kali
Peraturan Desa
06 Agustus 2019 | 163 Kali
Implementasi Gerakan LISA oleh Praja IPDN
29 Juli 2013 | 312 Kali
Profil Desa

VIDEO DESA

http://patengan.desa.id/web_widget